Menurut saya lebih baik Ujian Nasional (UN) tetap diadakan
saja, tak perlu dihapus. Karena jika Ujian Nasional (UN) tetap dihadirkan, maka
siswa dapat belajar dengan tekun, dan dapat mengigat kembali mata pelajaran
yang sebelumnya atau yang sudah lama tidak dibahas kembali dalam mata pelajaran
tersebut. Dengan ditiadakannya Ujian Nasional (UN) maka siswa menjadi malas
untuk belajar untuk mengingat kemabali mata pelajaran yang sudah lampau. Tetapi
guru harus mempertimbangkan kembali mengenai penentuan kelulusan. Ujian
Nasional (UN) yang diujikan hanya mata pelajaran tertentu seperti matematika,
Bahasa Indonesia, dan IPA. Uian Nasional (UN) jangan hanya dijadikan sebagai
acuan untuk menenentukan kelulusan siswa. Pertimbangakan juga nilai mata
pelajaran yang lainnya. Guru juga harus mempertimbangakan bagaimana karakter
siswa kesehariannya dalam lingkungan sekolah. Jika hanya Ujian Nasional (UN)
yang hanya diujikan beberapa mata pelajaran saja yang menjadi acuan penentuan
kelulusan siswa. Maka siswa hanya akan fokus pada mata pelajaran yang akan
diujikan . sedangkan mata pelajaran yang lain akan terabaikan begitu saja.
Memang Ujian Nasional (UN) menjadikan para siswa menjadi
merasa tegang, ketakutan, dan berbagai macam perasaan lainnya. Namun dengan
begitu siswa akan belajar dengan semangat dan sungguh-sungguh. Sebaiknya Ujian
Nasional (UN) harus tetap diadakan karena itu digunakan para murid sebagai
ajang pertarungan yang positif. Namun, guru juga harus mempertimbangkan
berulang kali bukan hanya nilai ujian Nasional (UN) yang dijadikan sebagai
acuan penetuan kelulusan siswa. Namun
mata pelajaran yang lain juga harus dipertimbangkan, dan karakter
keseharian siswa di lingkungan sekolah.
Winda Yulia Astuti (3D/PBSI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar