Jumat, 16 Desember 2016

Menurut saya lebih baik Ujian Nasional (UN) tetap diadakan saja, tak perlu dihapus. Karena jika Ujian Nasional (UN) tetap dihadirkan, maka siswa dapat belajar dengan tekun, dan dapat mengigat kembali mata pelajaran yang sebelumnya atau yang sudah lama tidak dibahas kembali dalam mata pelajaran tersebut. Dengan ditiadakannya Ujian Nasional (UN) maka siswa menjadi malas untuk belajar untuk mengingat kemabali mata pelajaran yang sudah lampau. Tetapi guru harus mempertimbangkan kembali mengenai penentuan kelulusan. Ujian Nasional (UN) yang diujikan hanya mata pelajaran tertentu seperti matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Uian Nasional (UN) jangan hanya dijadikan sebagai acuan untuk menenentukan kelulusan siswa. Pertimbangakan juga nilai mata pelajaran yang lainnya. Guru juga harus mempertimbangakan bagaimana karakter siswa kesehariannya dalam lingkungan sekolah. Jika hanya Ujian Nasional (UN) yang hanya diujikan beberapa mata pelajaran saja yang menjadi acuan penentuan kelulusan siswa. Maka siswa hanya akan fokus pada mata pelajaran yang akan diujikan . sedangkan mata pelajaran yang lain akan terabaikan begitu saja.
Memang Ujian Nasional (UN) menjadikan para siswa menjadi merasa tegang, ketakutan, dan berbagai macam perasaan lainnya. Namun dengan begitu siswa akan belajar dengan semangat dan sungguh-sungguh. Sebaiknya Ujian Nasional (UN) harus tetap diadakan karena itu digunakan para murid sebagai ajang pertarungan yang positif. Namun, guru juga harus mempertimbangkan berulang kali bukan hanya nilai ujian Nasional (UN) yang dijadikan sebagai acuan penetuan  kelulusan siswa. Namun mata pelajaran yang lain juga harus dipertimbangkan, dan karakter keseharian  siswa di lingkungan sekolah.



Winda Yulia Astuti (3D/PBSI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar